Kamis, 03 Juli 2014

Florsheim Tips : Royal Paladin's JKWJA Campaign

Salam Dua Critical!

Reformasi Royal Paladin pada tahun 2013, Februari di Jepang dan Desember di belahan bumi lainnya, telah membawa Royal Paladin ke format baru. Dari Orde Blaster yang diktatoris dan tersentralisasi, menuju pemerintahan yang kerakyatan dan demokratis, yakni Orde Jewel Knight. Akan tetapi adanya kekurangan personil dan keterbatasan rasial dari masyarakat Jewel Knight membawa orde ini terpuruk, hingga akhirnya datang harapan baru bagi Royal Paladin, yaitu pemimpin yang sederhana, bekerja dan merakyat, Julia.



JKWJA - Sederhana Merakyat dan Bekerja. Jewel Knight with Julia and Ashlei. Bersama Julia-Ashlei, mari kita wujudkan Royal Paladin Hebat! 

Sebelumnya mari kita bahas mengenai beberapa permasalahan bangsa Royal Paladin saat ini:

Neraca anggaran yang defisit. Royal Paladin Jewel Knight memiliki masalah bagaimana cara melakukan profit dalam hal penambahan kartu. Tidak ada kartu yang mengeplus selain Sybill dan Salome, itu pun mereka hanya mengeplus satu menggunakan 2 Counterblast. Belum lagi mengingat stat lemah Sybill yang 8.000 dan Salome 12.000 ketika menyerang.

Sentralisasi militer. Pada Jewel Knight lama, serangan akan sangat terpusat pada Vanguard. Ini membuat semua usaha rakyat menjadi sia-sia begitu serangan Vanguard diguard dengan Null.

Ekspor serangan yang terbatas. Kecuali Stand Trigger digunakan, maka serangan akan terbatas hanya tiga kali saja. Ini membuat lawan hanya perlu 3-4 kartu untuk mengeguard keseluruhan serangan Jewel Knight.

Kesulitan mengisi peran penting dengan putra-putri bangsa. Berhubung yang disearch hanya satu kartu untuk cost cukup mahal, Counterblast 2, maka seringkali bangsa Jewel Knight kesulitan mengisi semua slot Rear-Guard. Alhasil slot penting harus dibiarkan kosong atau diisi oleh non-Jewel Knight.

Visi dan Misi JKWJA


Untuk menyelesaikan permasalahan bangsa, kami JKWJA mengusung beberapa visi dan misi.

Meneguhkan Kembali Ideologi Royal Paladin. Selama ini bangsa Royal Paladin dikenal sebagai bangsa yang sangat memperhatikan sesamanya. Bangsa yang ramah dan penuh toleransi. Untuk itu Julia dengan kemampuannya akan lebih merakyat dan memanggil lebih dari satu Jewel Knight dari Deck untuk membangun bangsa!

Mewujudkan Jewel Knight yang Berdaulat. Selama ini Jewel Knight kesulitan untuk bisa full Jewel Knight dalam deck, terutama akibat kurangnya sumber daya yang diberikan. Akan tetapi Jewel Knight bisa memanfaatkan bantuan asing untuk kemaslahatan rakyat.

Memberdayakan Masyarakat Gotong Royong yang Madani. Berkat pemanggilan di Battle Phase, formasi yang dibentuk pun akan semakin sesuai dengan kebutuhan. Belum lagi kalau bisa memanggil dua atau tiga sekaligus. Dengan kekuatan rakyat, kita akan semakin jaya!

Kabinet yang Berdasarkan Kompetensi dan Bukan Transaksi.  Non-Jewel Knight akan dipilih berdasarkan kemampuannya, bukan sekedar Jewel Knight maka dia masuk ke deck. Jumlahnya akan sangat terbatas karena bisa menghalangi efek Tracie dan Shellie, namun dipastikan akan sangat membantu kinerja pemerintahan.

Blusukan agar Lebih Dekat dengan Rakyat. Tidak jarang Julia akan memanggil wakilnya, yaitu Ashlei untuk terjun langsung ke dalam peperangan. Dengan ini pemerintahan akan lebih mengerti yang rakyat inginkan.

Melindungi Minoritas dan Menghapuskan Intoleransi. Berbeda dengan pemerintah sebelumnya (Salome) yang memiliki cost yang rasis, Julia lebih terbuka pada perbedaan. Toleransi pasti akan membuat bangsa ini lebih damai.

Struktur Kabinet JKWJA


Grade 3
4 Fearless Jewel Knight, Julia
4 Pure Heart Jewel Knight, Ashlei

Grade 2
4 Fellowship Jewel Knight, Tracie
3 Dogmatize Jewel Knight, Sybill
4 Knight of Details, Claudin

Grade 1
4 Flashing Jewel Knight, Iseult
4 Stinging Jewel Knight, Shellie
4 Jewel Knight, Prizmy
2 Little Sage, Marron

Grade 0
4 Blazing Jewel Knight, Rachelle (Critical)
4 Devoting Jewel Knight, Tabitha (Draw)
4 Ardent Jewel Knight, Polli (Heal)
4 Alabaster Owl (Critical)
1 Dreaming Jewel Knight, Tiffany (Starter)

Dalam struktur kabinet ini kita dapat lihat bahwa pilihan Jewel Knight sangat terbatas. Sebenarnya bisa saja kita masukkan Pathetic Jewel Knight dan Regret Jewel Knight, namun kita tidak memasukkan unit-unit dengan masa lalu yang tidak jelas. Maklum, orang baik berkumpul dengan orang baik.

Kondisi demikian menuntut slotnya diisi oleh orang asing yang kompeten, seperti Claudin dan Marron. Claudin akan membantu untuk menyerang Crossride, menyerang sendirian, serta menyerang di depan Tiffany. Sedangkan Marron akan sangat membantu untuk mengeboost Vanguard menjadi 21.000 dan juga mengeboost Sybill yang basisnya hanya 8.000.

Program Kerja JKWJA


Bekerja bersama rakyat. Ketika sudah mencapai Limit Break, seranglah dengan Rear-Guard terlebih dahulu. Sehingga jika Julia mendapatkan ekstra Critical, kamu bisa menggantikan Rear-Guard yang kelelahan dengan Rear-Guard baru dari deck.

Gotong-royong Julia dan Ashlei. Ketika Breakride, Julia akan memanggil minimal dua Rear-Guard. Kamu bisa memanfaatkan ini untuk mengisi field kamu atau membentuk serangan bertubi-tubi pada lawan dengan menggantikan Rear-Guard yang sudah menyerang. Ashlei dan Tracie sebagai Jewel Knight terkuat akan sering menggantikan penyerang yang boosternya sudah dipakai.

Demikianlah Visi dan Misi kami. Ingat, pilih kami untuk Royal Paladin Hebat!

Salam Dua Critical!
Vandy

Jumat, 27 Juni 2014

Florsheim Info : Sinistra's Introducing Legion System

Hi guys,
Sebenarnya artikel ini sudah diberikan oleh bang Phillander sejak sebulan lalu (25 Mei 2014), hanya saja karena semua admin sibuk sampai kelupaan, artikel bagus ini jadi teronggok begitu saja di arsip. Yasudah, lebih baik terlambat toh daripada tidak sama sekali. Sekali lagi, maaf untuk agan Phillander atas keterlambatannya. Daripada menunggu lebih lama lagi, yuk kita simak artikelnya!

Hi guys,

Nama gw Phillander Venansius. IGN gw dimanapun slalu sama, Sinistra ato ival1c3 (duh alay gini gw). Baru masuk dunia Vanguard sejak Chinese New Year 2014 kemarin ini. Gw disini mau coba bagi2 pengalaman dan penjelasan aj. Kalau ada yang salah jgn di-bully ya. ^^

Sesuai judul (sub judul tepatnya), hari ini kita mau bahas soal Legion. Apa yah legion dan apa untung dan ruginya? yuk kita kupas tuntas (setajam silet~~) ^^



I. Perkenalan


Q: Apa itu Legion

A: Legion adalah sistem baru yg diperkenalkan dalam season 4 anime Cardfight Vanguard dimana ada 2 kartu di Vanguard Circle.

Q: Oh ya? Bedainnya gimana bro ma normal unit?
A: Kartu ini dibagi menjadi 2, yaitu 1 kartu grade 3 (Legion Card) Legion Logodan 1 kartu grade 2 (Mate Card). Terdapat gambar pedang kecil di kiri atau kanan bawah kartu untuk membedakannya dengan normal unit.


Q: Kayaknya keren. Cara aktivasi sistemnya gimana ya?
A: (diambil dari cardfight.wikia.com)
Di VG circle ada Legion card dulu dan lawan sudah Grade 3 ke atas.
Balikin 4 kartu dari drop zone ke top deck.
Cari Mate card dari Legion card yg ada di VG circle tadi, lalu taruh di sebelah Legion Card kamu.

Q: Wah cakep nih. Untungnya apa sih bro dengan Legion System ini?
A: Untungnya banyak:
Power stabil saat attack selalu minimal 20.000 sama dengan say goodbye to Breakride yg buat kamu harus damage 4 dulu dan cuma +10.000 sekali aja.
Kembalinya kartu di drop zone: semua kartu guard kamu yang biasanya trigger, bisa balik ke deck lagi. Cukup untuk buat musuh mikir-mikir bisa hidup ga sebelum deck out ato mati karena trigger numpuk lagi di deck.
No limit break. Bener-bener ga perlu nunggu kena damage baru bsa skill imba (kecuali perlu counterblast)
No Lord Restriction: yup, kartu season 4 ga ada Lord a.k.a ga perlu 1 clan. Yang suka campur-campur seneng nih.

Q: Terus ada ruginya ga bro?
A: Tentu aja ada, walau semua tergantung cara main bro sendiri.
Early down hand size: kamu bakal buang-buang kartu ke drop zone buat ngisi siap-siap Legion. Otomatis bakal susah guard di belakang, kecuali balik modal drive check trigger lagi.
Racism Part 2: memang tidak ada Lord, tapi banyak kartu memerlukan kondisi “archetype” yang sama. So hati-hati cara buildnya


II. Deck Building Tips


Setelah perkenalan, sekarang gimana yah bikin decknya biar bisa balance? Saya bagi-bagi ya tips build decknya. Build saya biasa 8:12:13:17 (G3:G2:G1:G0). Silahkan diubah menurut selera masing-masing.

Choose your Legion Card
Pilih dulu kartu Legionmu yang sesuai dengan playstyle dan nyambung dengan legion card yang lain. Cukup balance di 2 tipe (ex: Sacred wingal x4, Sing Saver x4), 3 tipe bisa, hanya cukup maksa saja (ex: Sacred Wingal x2, Sing Saver x4, Brutus x2)

Get The Mate
Grade 2 Ikutin jumlah Legion cardnya. Jika ada sisa tempat, masukin G2 yang nyambung efeknya dengan playstylemu.

The rest is up to you
Karena playstyle orang beda-beda walau sama Legion cardnya, sisa chain effect dari Grade 2 (jika ada slot kosong setelah diisi mate card) sampai Grade 0 ikutin effect Legion card saja, tapi saya rekomendasikan 1 archetype agar tidak tabrakan dengan legion skill.

Sampai disini dulu ya semua. Next saya mau bahas Legion Royal Paladin dan Narukami. So stay tuned, ok?

Thanks for reading and happy playing ^^
Sinistra

Senin, 16 Juni 2014

Florsheim Tips : Link Joker's Binary Star Twin Gunner

Hi guys!

Sudah lama ya tidak ada artikel di sini. Maklum, para admin lagi pada sibuk semua. Beberapa artikel sumbangan pun jadi agak terbengkalai di draft, hiks.

Okelah, berhubung kemarin akhirnya dapat deck Link Joker hampir max tune dengan harga terjangkau (thanks bro Dennis!), Twin Gunner yang selama ini hanya mejeng di album hasil Team League pun bisa terpakai.

Bang! Bang!!
Kalau kamu pernah melawan atau memakai deck Link Joker kamu pasti tahu betapa brokennya Breakride dari Infinite Zero Dragon. Lock satu depan satu belakang, bisa membuat kamu hanya perlu membuang 1-2 kartu untuk guard di giliran berikutnya, membuat lawan seakan kehilangan satu giliran.

Twin Gunner bisa melakukan yang sama, namun dengan cost yang lebih berat, yakni Counterblast 2 dan Soulblast 2. Namun dia juga memiliki kemampuan yang lebih dalam hal penyerangan. Twin Gunner dapat menghisap satu Rear Guard kamu untuk tambahan kekuatan +5000 yang pasti akan semakin menyulitkan lawanmu di akhir permainan. Belum lagi kemampuan menghisap ini akan mempermudah kamu membayar cost locknya.

Cara mainnya pun agak berbeda dengan Chaos Breaker Dragon yang sangat control oriented. Di deck ini keagresifan kamu menjadi krusial. Semakin agresif kamu, semakin jagolah Twin Gunner ini nantinya karena lawan akan semakin kesulitan membalikkan keadaan di akhir.

Di Grade 3, kita akan memasukkan 4 Breakride terkuat di Vanguard, yaitu Infinite Zero Dragon. Nggak pake nanya. Kemudian kita juga akan memasukkan 4 kartu andalan kita di deck Twin Gunner, yaitu Twin Gunner itu sendiri.

Masuk ke Grade 2, biasanya sudah pasti kita akan gunakan 4 Radon sang attacker 12.000, sayangnya Twin Gunner bukan Star-vader sehingga efeknya bisa tidak berguna. Tapi kalau memang mau pakai Radon juga bisa karena IZD itu Star-vader cuma ya mungkin nggak 4 biji. Pertama-tama kita akan memasukkan 3 Colony Maker. Kenapa tidak 4? Karena sepanjang permainan, kamu seringkali hanya akan memakai skillnya satu kali, jadi bawa 4 agak kebanyakan. Apalagi Counterblastnya mau dipakai Twin Gunner. Sedangkan untuk 4 slot lagi, bisa dicoba Niobium atau Vanilla. Berhubung deck ini sekali mengelock langsung dua (IZD & Twin Gunner), maka Niobium akan langsung naik ke 13.000, membuat dia bisa menyerang Crossride sendirian. Sayangnya untuk mencapai 21.000 dia perlu diboost oleh Vanilla 8.000 atau Lanthanum. Kemudian ada satu kartu lain yang menarik, yaitu Singularity Sniper. Dengan boost dari Vanilla dan trigger, kamu bisa mengancam lawan dengan dua pilihan sulit. Triangle Lock atau guard 15.000 setidaknya. Hanya saja karena dia cuma 8.000, sebaiknya tidak dipakai 4.

Crot! Crot!!
Sedangkan pada Grade 1, yang jelas wajib adalah 4 Perfect Guard, Prometheum. Setelahnya, sebagai pengeboost super kuat kita gunakan 4 Lanthanum yang akan mencapai 11.000 begitu IZD atau Twin Gunner memakai efeknya. Jangan lupa, pasanglah Niobium atau Vanilla atau Grade 3 di depannya agar dia bisa mencapai setidaknya 21.000 atau 23.000. Untuk mensupport Niobium, Singularity Sniper dan Vanilla 10.000, kita gunakan temannya sang Twin Gunner, yaitu Twin Blades 4 biji. Slot terakhir, bisa kamu pakai Opener to Dark Gates untuk cuci tangan, Vanilla untuk menemani Niobium, atau Aurora Eagle untuk membuat serangan Twin Gunner makin menyakitkan. Tapi kali ini yang akan gue pakai adalah Palladium untuk membantu Twin Gunner membayar cost Soulnya meski sayangnya dia menggunakan Counterblast yang juga sangat berharga.

Untuk Triggernya, deck ini perlu hisap-hisap ke Soul. Biasanya yang dihisap adalah Grade 3 atau Draw Trigger, oleh karena itu gue sendiri lebih suka pakai tambahan Draw Trigger dibanding biasanya. Sisanya tetap, Critical and Heal is the best. Sedangkan untuk starter, Dust Tail Unicorn yang biasanya sangat berguna di deck Chaos Breaker ataupun Nebula Lord tidak terlalu berguna di deck ini. Karena deck ini akan langsung mengelock 2 langsung, dan Triangle Lock (lock 2 depan dan 1 belakang Vanguard) itu berlebihan. Oleh karena itu, kamu bisa lebih hemat Counterblast dengan memasukkan Selenium sebagai tambahan kartu untuk guard saat diperlukan.

Twin Gunner Decklist

4 Binary Star Twin Gunner
4 Star-vader, Infinite Zero Dragon

4 Furious Claw Star-vader, Niobium
4 Strike Star-vader, Krypton
3 Star-vader, Colony Maker

4 Barrier Star-vader, Prometheum
4 Demon Claw Star-vader, Lanthanum
4 Hollow Twin Blades, Binary Star
2 Prison Gate Star-vader, Palladium

4 Star-vader, Meteor Liger (Critical)
3 Star-vader, Weiss Soldat (Critical)
3 Star-vader, Nebula Captor (Draw)
2 Star-vader, Scounting Ferris (Draw)
4 Star-vader, Stellar Garage (Heal)
1 Earnest Star-vader, Selenium

Beberapa tips memainkan deck ini:

1. Breakride over Breakride

Tugas Twin Gunner adalah menghalau lawan sementara dengan "meniru" efek Breakride dari Infinite Zero Dragon, namun dengan cost yang lebih besar. Oleh karena itu kalau kamu punya kesempatan untuk Breakride over Breakride, lakukanlah itu! Dengan demikian kamu hanya perlu buang 1 kartu (untuk reride) tanpa cost yang lain. Jelaslah Breakride ke IZD akan lebih menguntungkan daripada Breakride ke Twin Gunner.

2. Soul and Damage Management

Twin Gunner memerlukan 2 Counterblast dan 2 Soulblast. Untuk Counterblast kamu perlu ingat ada dua kartu lain yang memerlukan Counterblast, yakni Colony Maker dan Palladium yang masing-masing butuh 1 Counterblast. Idealnya, kamu bisa menggunakan 4 Counterblast untuk efek Twin Gunner dua turn, 1 Counterblast untuk Colony Maker atau Palladium, dan syukur-syukur dapat Heal Trigger sehingga kamu bisa dapat 1 Counterblast lagi. Sedangkan untuk Soul, seperti di atas, idealnya kamu bisa menggunakan efek dua kali. Secara default kamu punya Grade 1 dan Grade 2 sebagai Soul (dan mungkin Grade 3 kalau Breakride) oleh karena itu kamu perlu mengatur kapan kamu harus menggunakan efek menghisap dari Twin Gunner atau efek Lock dari Palladium.

3. Lock Targets

Normalnya yang dilock adalah front Rear Guard terkuat lawan (yang ada boosternya) dan back Rear Guard di belakang Vanguard sehingga kamu bisa guard dua-tembus hanya dengan guard 10.000. Atau kalau kamu punya perfect guard, kamu bisa lock Rear Guard di belakang Grade 2 9.000 atau 10.000 sehingga agak mandul. Tengah di-perfect guard, Rear-Guard pun maksimal guard 10.000 atau mengorbankan 1 Rear Guard kamu. Dan misalkan kamu punya Singularity Sniper yang diboost Vanilla, sebaiknya lock belakang Vanguard saja dan beri semua boost ke dia agar lawan takut terkena Triangle Lock.

4. Pentagonal Lock!

Kalau kamu mengeride IZD, atau kalau kamu punya open CB 5, kamu bisa melakukan Pentagonal Lock, yaitu mengelock SEMUA Rear Guard lawan menggunakan kombinasi efek IZD + Twin Gunner + Dust Tail atau 2x Twin Gunner + Dust Tail. Cuma yaaa, ngapain LOL.

Oke segitu dulu,
Vandy

Jumat, 23 Mei 2014

Florsheim Info : Fibro's Team League 2014 Tournament Report


Sekilas untuk perkenalan, Nyan Mansion, berasal dari dua kata, yaitu "Nyan" dan "Mansion". Nyan adalah sekumpulan entitas yang sering spawn secara random di Top Deck (nama toko hobi) dan menghilang dengan cara yang tidak wajar. Biasanya, ketika ada team tournament, mereka akan berkumpul dan membentuk sebuah tim yang memiliki nama "Nyan", contohnya "Revenge of the Nyan", "Nyan~", dan "Nyan Mansion". Sejauh ini, ada 5 orang yang memiliki titel Nyan, yaitu Nyan-B (saya sendiri), Nyan-T (Yanto), Nyan-L (Arlan), Nyan-D (Gendra), dan Nyan-K (Raka). Sedangkan Mansion diambil dari nama kost tempat tinggal Raka, yaitu D'Mansion Nine yang dipercaya sangat angker karena ketika menginap di sana, besoknya ikutan turni langsung bocuan.
Nyan Cat, inspirasi nama Nyan
Ketika registrasi, kami mendapatkan nomor peserta 57. Karena saya yang bertugas mendaftarkan tim, tadinya saya berinisiatif menuliskan nama tim kami "Bambu Mansion". Akan tetapi, karena track record nama "Nyan" bagus ketika mengikuti team turni, saya mengurungkan niat dan tetap menuliskan nama tim "Nyan Mansion". Dengan nama tersebut, kami menaruh harapan besar untuk mendapatkan prestasi yang sama ketika mengikuti turnamen di local cardshop. Berkaca pada turnamen yang lalu, nomor 60 ke atas diharuskan mengikuti round 0, untuk menentukan 80 peserta yang berhak lolos ke sistem double elimination. Padahal tadinya kami sudah optimis tidak mengikuti round 0, tapi ternyata tidak. Yang mengikuti round 0 adalah peserta nomor 50 ke atas. Daaan, akhirnya tim kami pun harus mengikuti round 0.



Single Elimination

Round 0

Beruntung round 0 kami bertemu dengan tim yang hanya terdiri dari 2 orang. Beruntungnya lagi, yang dapat autowin itu saya \:v/. Pertandingan sengit terjadi di meja 2, mirror match antara CBD melawan CBD. Yanto berhasil menyudahi perlawanan lawan dengan breakride Nebula di atas IZD. Dengan bagini, kami sudah mendapatkan 2 kemenangan yang berarti berhasil lolos ke babak selanjutnya. Sayangnya, kemenangan Yanto tidak bisa diikuti Raka. Pas ditanya, katanya dia sempat stuck di grade 2.

1. Raka (Luquier R) vs ??? (Cocytus R) lose
2. Yanto (CBD) vs ??? (CBD) win
3. Fibro (Ramiel R) autowin
Result: Win (2-1)

Double Elimination

Round 1

Lagi-lagi kami harus bertemu dengan tim invader. Pas lihat starter lawan, Micro Hole Dracokid, okey dia maen Schwaszchild Dragon. Saat ride phase di grade 3, dia ngeride Nebula. Lho? Kirain main Schwarzchild. Pas twin drive dia ngereveal CBD. Drive check berikutnya ada CBD lagi. Sama sekali tidak ditemukan Schwarzchild saat drive check maupun damage check. Mungkin belum kereveal saja. Pertandingan berakhir dengan kemenangan saya setelah sebelumnya Yanto sudah memenangkan pertandingan terlebih dahulu. Tak lama kemudian, Raka pun memantapkan kemenangan menjadi 3-0.

1. Raka (Luquier R) vs ??? (Luquier R) win
2. Yanto (CBD) vs ??? (Eradicator) win
3. Fibro (Ramiel R) vs ??? (Nebula) win
Result: Win (3-0)


Round 2
Round ini merupakan cambukan bagi kami bertiga agar lebih berhati-hati di round berikutnya. Saya mendapat kesempatan melawan deck DDD-DOtE. Lawan ride grade 1 nyerang critical. Lawan ride grade 2 nyerang critical. Damage saya sudah 5. Lawan ride grade 3 nyerang twin drive draw draw. Okeeeey, jadi seperti ini rasanya melawan Buddha. Turn berikutnya lawan berhasil membuat saya harus menerima damage keenam. Di pertandingan lain, Raka juga menderita kekalahan setelah menerima subete double trigger. Untungnya, Yanto berhasil menyelamatkan wajah tim sehingga tidak jadi kalah 0-3.
1. Raka (Luquier R) vs ??? (RFD) lose
2. Yanto (CBD) vs ??? (Ezel) win
3. Fibro (Ramiel R) vs ??? (DOtE) lose
Result: Lose (1-2)

Round 3

Dalam pertandingan ini, saya sedikit diuntungkan karena lawan gagal crossride sementara saya berhasil melakukan crossride di damage 3 dengan bantuan Gadriel. Sejak saat itu, perbedaan advantage mulai terasa ketika lawan hanya bisa menurunkan 2 RG karena setiap turn dan setiap berpindah ke turn berikutnya, kedua RG-nya selalu diseret ke damage zone. Pertandingan berakhir ketika lawan memutuskan untuk no guard di damage 4 dan kebetulan saya mendapatkan critical saat twin drive. Yanto dan Raka ternyata telah menyelesaikan pertandingan terlebih dahulu sehingga skornya menjadi 3-0.

1. Raka (Luquier R) vs ??? (DOtE) win
2. Yanto (CBD) vs ??? (Eradicator) win
3. Fibro (Ramiel R) vs ??? (Ethic Extreme) win
Result: Win (3-0)

Round 4

Pada round ini, kami diberi kesempatan melawan tim dari Palangkaraya. Ada yang menarik dari tim ini karena hadirnya cardfighter berumur 9 tahun. Gile, jago amat tim ini bisa sampai babak keempat. Saat pertandingan, lawan gagal chainride walaupun masih sempat ride Timber. At least Sephirot jadi punya base power 11k lah. Ternyata pas ride phase grade 3 dia malah ngeride Maiden of Trailing Rose. Saya lihat di damage zone sudah ada 3 Sephirot yang masuk. Berarti memang di hand tidak ada Sephirot. Oleh karena kurangnya advantage yang didapat lawan, pertandingan dimenangkan oleh saya. Saya lihat ke kiri, lawan masih grade 2, sepertinya lawan Yanto sedang misgrade. Di meja ujung, Raka mengalami kekalahan karena menerima power 31k dua kali serangan.

1. Raka (Luquier R) vs ??? (Seal Dragon) lose
2. Yanto (CBD) vs ??? (Liberator) win
3. Fibro (Ramiel R) vs ??? (Sephirot) win
Result: Win (2-1)

Round 5

Bisa dibilang ini pertandingan paling mujur dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya. Lawan Raka misgrade di grade 0, sedangkan lawan saya misgrade di grade 1. Pertandingan pun dimenangkan kami berdua. Sedangkan Yanto mengalami kesulitan melawan Metatron setelah beberapa kali lawan mendapatkan heal, kira-kira 6 kali kalau ga salah, yang akhirnya pertandingan dimenangkan oleh lawan.

1. Raka (Luquier R) vs Andrew (Nubatama) win
2. Yanto (CBD) vs Felix (Metatron) lose
3. Fibro (Ramiel R) vs ??? (Eradicator) win
Result: Win (2-1)

Round 6

Pada round ini lawan bisa dibilang melakukan misplay karena tidak meretire Gadriel menggunakan Linchu. Akhirnya Linchunya pun digunakan sebagai cost Cho-ou untuk meretire Raguel. Setelah pertandingan yang alot, akhirnya saya berhasil memenangkan pertandingan. Di meja lain, lawan Raka mengalami stuck di Bad End Dragger karena tidak kunjung mendapatkan G3 lain. Sekalinya dapat, itupun BED yang lain jadi dia call di RG, tidak diride karena jika diride akan ngeminus field. Lawan pun akhirnya mendapatkan Dudley Emperor, namun sudah terlambat karena raka sudah memimpin pertandingan yang akhirnya ia menangkan. Yanto mengalami pertandingan sulit di meja kedua. Berkali-kali dia harus kewalahan menghadapi ultimate break dari Glory Maelstorm. Setelah dia berhasil membendung semua serangan UB sampai CB lawan terpakai semua, dia pun akhirnya memenangkan pertandingan.

1. Raka (Luquier R) vs ??? (Spike Brother) win
2. Yanto (CBD) vs ??? (Aqua Force) win
3. Fibro (Ramiel R) vs ??? (Eradicator) win
Result: Win (3-0)

Prophecy Celestial, Ramiel

Best of Three

Quarter Final

Pertandingan pertama di babak ini, saya sempat berhati-hati setelah melihat lawan meride Vowing Sword, untuk mengantisipasi dia breakride Descendant. Di hand sudah ada 1 Aniel, di damage ada 1 lagi sementara field sudah penuh. Akhirnya saya gunakan Gadriel, masuk soul, turun Narelle untuk ambil Aniel dari damage zone. Saat lawan breakride Descendant saya sudah memiliki 2 Aniel di hand. Setelah lawan breakride rasanya sudah aman. Berkali-kali lempar ceban no pass, restand, lempar ceban lagi no pass karena VG sudah 13k. Pertandingan pertama pun saya menangkan.

Pada pertandingan kedua, sebenarnya saya sempat misgrade di grade 3. Beruntung lawan mau ngerush sehingga saya memiliki 2 damage saat grade 2. Langsung saya turunkan Sariel, cari Ramiel, taruh ke damage zone, turun Narelle untuk ambil Ramiel. Gadaji misgrade deh. Saya sempat berhati-hati karena melihat lawan ride GBD, kalau memberikan lawan LB4 duluan, saya akan ditahan di damage 3. Seperti biasa, strategi melawan VG yang gaboleh dikasih hit saat LB4 adalah kamu harus LB4 duluan sebelum lawan LB4 dan berharap ga dapet heal saat twin drive. Akhirnya, yang biasanya saya menggunakan Gadriel pun saat itu tidak menggunakannya. Strategi itupun berhasil, saya breakride duluan sebelum lawan LB4. Lawan sempat menggunakan skill GBD, CB2, retire 1. Untuk berhati-hati agar tidak kena subete VG, saya lempar null. Pertandingan semakin santai ketika lawan meride Descendant (padahal kalau VG dia masih GBD, gw malah was-was). Pertandingan kedua saya menangkan. Tak lama kemudian, Yanto pun memenangkan pertandinga. Sedangkan Raka menghentikan pertandingan saat kedudukan dia masih 1-1 karena hasil keseluruhan pertandingan tim sudah 2-0.

1. Raka (Luquier R) vs William (RFD) draw (1-1)
2. Yanto (CBD) vs ??? (Spectral Duke) win (2-1)
3. Fibro (Ramiel R) vs Auriel (Eradicator) win (2-0)
Result: Win (2-0)

Semi Final

Kena kutukan apa hari ini bisa melawan 4 Narukami berturut-turut. Kurang lebih sama lah seperti pertandingan-pertandingan melawan Narukami sebelumnya. Bedanya, kalau pertandingan sebelumnya lawan ride Vowing/GBD saat ride phase ketiga, pada pertandingan ini lawan meride Descendant baik di pertandingan 1 maupun 2. Jadi bingung mau nulis apa kan, yang jelas isi pertandingannya sama lah kayak sebelum-sebelumnya, lawan Narukami juga. Yang menarik dari pertandingan ini ya Raka menyelesaikan pertandingan paling duluan, karena sebelum-sebelumnya dia selalu selesai paling akhir.

1. Raka (Luquier R) vs Riky (DOtE) win (2-0)
2. Yanto (CBD) vs Dennis (Liberator) win (2-1)
3. Fibro (Ramiel R) vs Oki (Eradicator) win (2-0)
Result: Win (3-0)

Final

Pertandingan paling mengesalkan karena saya harus melakukan mirror match. Isi pertandingannya bisa ketebak lah seperti apa, setiap turn selalu nembakin Ramiel R dari damage zone. Yang menarik dari pertandingan ini adalah, walaupun ada 2 orang menggunakan deck yang sama, tetapi playstylenya berbeda. Saya fokus ke skill retire Ramiel, sedangkan lawan fokus ke powerline (berkali-kali dia hanya menggunakan skill Ramiel sekali). Perbedaan kedua, setiap lawan menggunakan skill Ramiel, dia selalu mentarget unit-unit defensive untuk ditaruh dari damage zone ke drop zone, contohnya Aniel dan critical trigger saya jadi korban saat itu. Sedangkan saya selalu mentarget toolbox lawan untuk dihilangkan dari damage zone, contohnya Nociel, Narelle, Sariel. Well, oleh karena banyaknya pemain Ramiel R di Bandung, saya sudah sering dibuli (mirror match) sama mereka, terutama sama teteh Eri.

Balik ke pertandingan (ini kayaknya bakal panjang deh). Ketika ride phase lawan ketiga, saya sempat dikagetkan karena lawan menggunakan skill Gadriel. Dia ride Ramiel R, dan langsung menggunakan skill LB4-nya (saya masih grade 2) sehingga memaksa Gadriel saya masuk damage zone. Sisi positifnya ya dia gagal crossride. Saya berhasil meride Ramiel saat itu. Saya turunkan Narelle, ambil Gadriel dari damage zone, kemudian call Gadriel kembali ke field (mungkin ini sebabnya dia mengira saya bawa 2 Gadriel, padahal itu dari damage zone). Karena tidak mau lawan LB4 lagi, saya serang RG lawan menggunakan Ramiel, serang RG satunya menggunakan RG kiri. Sisa RG kanan yang belum menyerang, langsung end (tadinya berniat nyerang RG kalau serangan sebelumnya diguard), damage lawan masih 3. Turn berikutnya, saya crossride, dan perbedaan 11k-13k mulai terasa. Ditambah lagi dia kehabisan toolbox sehingga tidak bisa memasukkan Ramiel R ke damage zone, padahal saya tahu di deck masih tersisa 1. Pertandingan pertama saya menangkan.

Pertandingan kedua lebih seru daripada pertandingan pertama, karena kedua pemain sama-sama berhasil crossride. Saya menjadi orang pertama yang melakukan crossride terlebih dahulu. Saat damage 3, saya gunakan skill Gadriel untuk menambah damage dan lakukan breakride. Saya cari Ramiel R menggunakan Sariel, turun semua unit, lock 4. Sayangnya, saya gagal membuat Gadriel dia masuk ke damage zone karena jumlah RG dia saat itu lebih dari 2. Setelah battle phase selesai, saya harus mengembalikan 1 damage ke deck dong, apa coba yang saya kembalikan? Trigger? Bukan, yang saya kembalikan adalah Ramiel R sehingga di damage zone saya sudah tidak ada lagi unit tersebut. Turn lawan, dia menggunakan skill Gadriel dan melakukan crossbreakride. Saat twin drive, dia mendapatkan Ramiel R saudara-saudara (waduh gawat), saya merasa harus menjaga toolbox di hand sebaik mungkin agar tidak kehabisa Ramiel R. Tadinya saya sempat khawatir dia akan mengembalikan Ramiel R dari damage zone ke deck saat end phase, ternyata tidak. Saya beruntung dia mengembalikan draw trigger (kalau ga salah) dari damage zone ke deck.

Turn saya berikutnya, saya memiliki 1 Ramiel R, 1 Narelle, 1 Sariel di hand, dan 2 Ramiel R di deck. Kalau dikasih pilihan antara menaruh Ramiel R dari hand menggunakan Narelle atau menaruh Ramiel R dari deck menggunakan Sariel pilih mana coba? Waktu itu saya memilih menggunakan Sariel, karena kartu yang ada di deck masih bisa naik ke hand, sedangkan kartu yang sudah ada di hand tidak bisa dikembalikan lagi di deck. Simpelnya, mumpung masih ada di deck, mending cari aja pake Sariel, karena kalau sudah naik ke hand akan lebih susah lagi naruh ke damage zonenya. Itung-itung ngethinning 1 kartu lah. Ramiel R lawan saya singkirkan dari damage zone. VG menyerang, karena damage masih 3 pasti no guard dong, ternyata satu-satunya Ramiel R yang tersisa dari deck masuk saat damage check (wawawa), RG nyerang, karena damage 4 dan crit hanya 1, maka di no guard juga.

Sebenarnya dari sini, saya sudah berada dalam kondisi unggul, karena jika dilanjutkan lawan duluan yang akan kehabisan Ramiel R. Turn lawan, dia hanya menurunkan 1 RG front row (kondisi field 2 RG front dan 1 RG back, VG tanpa booster). Saya kira dia bakal pake skill Ramiel R, ternyata tidak, dia langsung menyerang (padahal harusnya pake aja sekali buat menyingkirkan Ramiel R saya dari damage zone). Turn saya berikutnya, saya kembali menyingkirkan Ramiel R dari damage zone lawan, yang berarti Ramiel R lawan tinggal 1, yaitu di hand. Turn lawan, saya mengira dia akan menurunkan Narelle untuk menaruh Ramiel R dari hand, tapi ternyata tidak. Dia menurunkan satu-satunya Ramiel R yang tersisa ke field. Antara senang atau sedih sebenarnya. Senang karena Ramiel R lawan habis dan sedih karena cuman bisa aktifin skill Ramiel R sekali, karena kalau dua kali, dia akan menaruh Ramiel R di field ke damage zone. Pertandingan pun selesai setelah lawan mengalami deck out dan diakhiri dengan tepuk tangan meriah dari orang-orang yang menonton pertandingan tersebut.

1. Raka (Luquier R) vs Syainaldi (Ethic R) win (2-1)
2. Yanto (CBD) vs Fajar (CBD) win (2-1)
3. Fibro (Ramiel R) vs Majid (Ramiel R) win (2-0)
Result: Win (3-0)

Decklist:
Celestial Reverse Vandy's Style

G3:
4x Cleanup Celestial, Ramiel "Reverse"
4x Prophecy Celestial, Ramiel

G2:
4x Wild Shot Celestial, Raguel
4x Candle Celestial, Sariel
4x Emergency Celestial, Danielle

G1:
4x Adamantine Celestial, Aniel
4x Nursing Celestial, Narelle
3x Battle Cupid, Nociel
2x Marking Celestial, Arabaki

G0:
4x Hot Shot Celestial, Samyaza (critical)
4x Celestial, Landing Pegasus (draw)
4x Recovery Celestial, Ramuel (heal)
3x Critical Hit Angel (critical)
1x Fever Therapy Nurse (draw)
1x Puncture Celestial, Gadriel

Cleanup Celestial, Ramiel "Reverse"
Salam,
Bambu Brotherhood Medic Division

Fibro Reverse

Rabu, 02 April 2014

Florsheim Info : Jonathan's Asian Championship Qualifier Report

Hi guys!

Setelah sekian lama nggak ada yang namanya tournament report di blog Vanguard, kali ini kita kedatangan tamu spesial! Yap tidak lain tidak bukan adalah Jonathan Haptism dari Clinic yang kemarin berhasil mendapat posisi kedua di Asian Championship Qualifier! Oke, mari kita simak yuk kisahnya.

Halo. Perkenalan dulu ya, nama gw Jonathan. Gw dari Jogjakarta dan sekarang lagi kuliah di Surabaya. Kalau penasaran yang mana orangnya bisa cari Facebook gw Jonathan Haptism. Cukup perkenalannya, kali ini gw coba menyumbang artikel ke Florsheim. Di sini gw bakal ngasih report gw selama VG Asia Championship Indonesia Qualifier 2014.

Sebelumnya sori kalo ada kesalahan dalam report, maklum memori gw terbatas. Lawan-lawan gw yang inget detail game-nya dan ada kesalahan tolong kasih tau ya, buat catatan pribadi juga~

Asian Championship Qualifier Tournament kemarin dihadiri oleh 49 peserta. Kami bertanding 5 round dengan Top Cut 8.

Deck yang digunakan adalah Revenger Raging Form Dragon.

Kenapa gw milih pake Revenger? Karena adanya deck itu doang. Sebenernya ada banyak opsi untuk main deck lain, tapi gw putuskan pake deck sendiri karena lebih biasa pakainya.

Lanjut ke report...

Match 1 vs Genesis' Omniscient Regalia, Minerva


Hmm, match pertama langsung ketemu 13.000 Standing Vanguard yang berat kalo dilawan pake Revenger (personal opinion).

The match begin, diawali dengan damage pertama gw Draw Trigger, lanjut ride ke Grade 2, serang cek Heal, damage balik 0, turn end. Dipukul Vanguard lawan, no guard, dapet Draw lagi. Langsung gain control dari early game karena advantage Draw Trigger yang bikin hand banyak.

Advantage udah gede, ditambah Mordred udah di Vanguard, satu Mordred lagi di tangan plus dua Raging dan lawan yang gak breakride. Control pace sampe late game sangat terjaga, terutama karena Draw Trigger yang berserakan di damage, finish with Raging Form Dragon breakride, plain and simple

WIN 1-0

Match 2 vs Kagero's Dragonic Nouvelle Vague


Awal game berjalan agak lambat, sempet main satu line sampe ride Grade 3 karena gak punya attacker di tangan. Eh, malah RFD nyemplung damage.

Mid game saat damage gw 3 dan dia 4, dia breakride Nouvelle diatas Dragonic Overlord. Handnya tambah tebel, dan ngecek Critical-Draw di sini. Pace game yang dijaga dari awal berantakan karena hand yang bisa buat nyerang terpaksa buat guard Nouvelle yang berdiri dengan 2 Critical supaya gak mati di turn itu juga. Sayang masih tetep kejebolan karena dia cek Critical lagi dan terpaksa serangan Rear Guardnya gw masukin. Jadi turn ini selesai dan damage gw udah 5.

Breakride into Raging Form Dragon untuk ngejar advantage, dan dia declare no guard di damage 4. Sayang ceknya kosong. Handsize sisa 4, 1 Grade 3, 2 gocengan, 1 cebanan shield sehingga next turn dibunuh Nouvelle dengan indah.

LOSE 1-1

Match 3 vs Gold Paladin's Gancelot Zenith 


Not much to say. Rush di awal dan bikin line 19.000 pake double Masquerade buat mukul Phallon plus Critical Trigger yang bikin lawan damage 4 seketika, eh lawan stuck di phallon untuk seturn. Setelah itu dia sempet ride Zenith dan ngecek Heal Trigger, tapi gak bisa ngejar damage dari rush awal karena dia sempat misgrade seturn. Next turn superior persona ride Raging Form Dragon for the game.

WIN 2-1

Match 4 vs Shadow Paladin's Raging Form Dragon


Dia buildnya agak aneh sih, bawa Self-control Revenger, Rakia yang Grade 1, kalo keluar Grade 0 +3.000 power dan bawa Crisis Revenger, Mana juga. Jadinya Line dia gak kuat mukul, kebanyakan Mana. Yaudah, hand kejaga karena line yang dipanggil Mana cuma 15.000 (5.000 for guard karena Vanguardku 11.000). Gak takut Persona Raging Form Dragon lawan karena hand tebel dan isinya dua null. Akhirnya lawan emang gak dapet RFD buat persona. Seperti biasa, superior persona ride for the game.

WIN 3-1

Match 5 vs Shadow Paladin's Raging Form Dragon (Juan)


Pertandingan dimulai, hand Juan cukup jelek dan hampir misgrade. Akan tetapi Drive Check saat Grade 1 mendapatkan Grade 2 mencegah Juan dari misgrade.

Masuk Grade 3 Juan melakukan move aneh. Ride RFD, Call RFD, dan masih superior persona ride. Langsung kepikiran, “Oh, first handnya 4 RFD... ” Karena hand Juan yang penuh Grade 3, next turn bales dengan superior persona RFD sendiri, diguard 1 trigger, check Critical for the game.

Setelah pairing 5 round, Top 8 dimulai. Standing diumumkan... dan gw PERINGKAT 5!! Which means, lanjut Top 8!
WIN 4-1

Top 8 vs Shadow Paladin's Raging Form Dragon (Denny Susanto)


ANOTHER RFD MIRROR MATCH? Astaga. Gw sudah menyentuh titik bosen lawan Revenger di tournament ini. Tapi gw tetep stay cool dan pede karena hand awal cukup bagus, isinya Masquerade Grade 1, Blaster Dark Revenger, dua RFD, dan Tartu.

Lawan play first, ride Lancer (searcher mordred). Judgebau dia mundur, Call Lancer buang RFD untuk ambil Mordred yang berhasil membuat gw bertanya-tanya “WTF?” dan seneng karena berarti RFD lawan tinggal 3.

Lanjut turn sendiri, ride Masquerade Grade 1, kedua player sama-sama no trigger baik di check maupun damage. Lanjut Grade 2, lawan bikin 2 line dan gw no guard semua serangan untuk mendapat 2 damage awal di game ini, no trigger.

Turn gw lagi, draw, ride Masquerade Grade 2. Call Tartu, Counterblast untuk superior call Dorint. Lanjut Call Dorint plus BDR di row satu nya untuk unflip. Check Critical di drive check tapi lawan heal di damage 4 balik ke 3. Satu line tanpa powerku mukul Rear-Guard dan satu line with power di guard 10.000. Turn end.

Lawan ride Mordred dan serangannya masuk. Judgebau skill untuk manggil 1 Dorint dan 1 Lancer lagi. Agak lupa gimana drive checknya tapi damage gw di sini jadi 3. Next turn gw cuma ride RFD dan pukul-pukul biasa. Kemudian, lawan sempat break ride Mordred to Mordred tapi checknya kosong dan next turnnya breakride dari Mordred ke RFD tapi gagal membunuh gw karena handsize yang cukup tebal berkat unit advantage yang dibantu Tartu di early game.

Next turn gw memutuskan go for the finish, call BDR di depan Dorint untuk unflip lalu jedor intercept lawan. RFD superior persona ride, dan lawan heal trigger di damage 6! No problem, advantage gw terlalu besar untuk kalah gara-gara heal trigger.

Keadaan masih aman terkendali, lagian musuh gw handsizenya cuma sisa 3 dan gak ada attacker di front row-nya. Next turn dia cuma majuin 1 Dorint dan 1 Masquerade Grade 1 di backrownya ke front row. RFD dia mukul no trigger, Masquerade Grade 1 nya cuma mukul BDR yang ada di Rear-Guard dan Dorintnya gak kuat untuk mukul apa-apa. Next turn gw turunin semua attacker dan booster yang ada di hand untuk sekali lagi mengincar finish. Rear-Guard samping serang, RFD serang Counterblast 1 for 21.000 magic number, no guard, and game.

ADVANCE TO SEMIFINAL

Semifinal vs Kagero's Dragonic Nouvelle Vague... Again


Nah ini dia! Revenge match yang ditunggu, melawan orang yang ngalahin gw di Swiss Round. BTW dia sweep 5-0 di Swiss Round. A really good and notable player. Jika berhasil mengalahkannya, maka gw adalah seorang Revenger sejati.

Diawali dengan first hand sampah. Setelah di re-draw tambah sampah. Isinya Masquerade Grade 1, Tartu, dua Draw Trigger, Heal Trigger.

SHINING DRAW! Dapat heal trigger kedua. Seribu umpatan pun terucap, sejuta kata “mampus” terbesit di pikiran, benar sekali, di first hand gw ada 4 trigger dan lawan gw main Nouvelle, but the show must go on!

Sempat hopeless karena di-Critical di serangan pertama (gw masih Grade 1). Ketinggalan damage di early game. Damage dia 1, gw 3, draw trigger di damage gak banyak menolong. Malah ngedraw critical, dan Mordred nyemplung damage.

Stand and another “SHINING DRAW!!” untuk menarik another Draw Trigger, sejuta umpatan terucap seketika. But don’t give up hope they said, ride Tartu, gebuk dan check RFD dilanjutkan rasa terimakasih kepada yang Maha Kuasa, turn end.

Lawan ride Dauntless Drive Dragon, Red Pulse masuk, get Nouvelle. DAMN! DDD pukul, guard 10.000 untuk two trigger pass karena DDD-nya unboosted.  Dia check Critical oper ke samping. Gw guard 15.000 karena gak mau mati cepet, dan guard 5.000 lagi untuk menahan serangan formasi L-nya. Gw berusaha semaksimal mungkin jaga damage karena gak ada Sentinel di tangan. Kalah damage dan handsize hampir membuat gw putus asa.

Draw, get Perfect Guard, Sentinel yang ditunggu-tunggu akhirnya naik ke tangan. Ride RFD sebagai “last hope” dari game ini, berharap dia bisa menjadi game changer yang dibutuhkan. Call Dorint & Blaster Dark Revenger untuk jedor attacker dan menghilangkan intercept. RFD serang check Heal-Critical. Damage langsung berbalik menjadi gw 2 dan dia 3. BDR dengan 21.000 powerline (ketambahan trigger) serang untuk memberikan lawan damage ke-4 nya.

Takut kena Breakride Nouvelle, ternyata lawan Breakride DDD diatas DDD. Guard 20.000 for two trigger pass. Lawan check Critical -all to Vanguard- berdiri, lempar null untuk jaga damage, no trigger. Guard 10.000 untuk sisa line lainnya. Gw masih berusaha untuk menjaga damage yang harus dibayar dengan handsize gw yang cuma sisa dua.

Lanjut turn sendiri, draw RFD kedua, cuma nambah Masquerade Grade 2 di line 1 nya karena hand yang minimalis akibat jaga damage. RFD check Draw, oper bonus power ke BDR, Masquerade hajar attacker dan BDR with 21.000 power pukul DDD untuk damage ke 5-nya.

Lawan breakride into Nouvelle Vague, yang sudah gw perkirakan, lalu turun attacker dan booster untuk bikin tiga line mematikan yang bertujuan mengakhiri game di turn itu. Berdoa lawan gak cek Critical karena kalo sampe cek Critical di cek pertama, gw langsung sekup since dari awal berencana no guard semua serangan Nouvelle. Dari quadra drive cek, dia cuma cek Heal, trigger gw di damage gak jalan, guard line kecil nya dengan intercept BDR plus Draw Trigger dari tangan dan no guard line 21.000 gara-gara Heal trigger yang dioper samping. Akhirnya lanjut turn gw lagi dengan damage 5.

Draw, turun Masquerade Grade 2 di depan Dorint dan Masquerade Grade 1 di belakang Masquerade Grade 2 yang sudah turun di field dari tadi untuk bikin all magic number line (RFD bisa Counterblast 1 untuk jadi 19.000 di boost claudas). Battle phase dan diawali dengan serangan Rear-Guard yang diblok 10.000 shield, lanjut RFD, twin drive check Masquerade Grade 1 dan Heal Trigger! Balik damage 4, untuk menciptakan ruang bernafas next turn. Superior persona ride dan Counterblast 1 untuk 24.000 yang di blok Perfect Guard. Check Critical Trigger, oper Masquerade diguard 15.000 dan handsize lawan terkuras banyak turn ini. Kembali ke stalemate damage sama-sama 4.

Nouvelle lawan pukul, guard 1 intercept dan 2 Grade 1 dari tangan untuk two trigger pass. Lawan cek kosong dan 1 Grade 3. Handsize lawan cuma 4, handsize gw 3, masukin satu serangan dan blok satu serangan lainnya untuk melanjutkan ke turn gw sendiri.

Draw, turun 2 Critical Trigger yang either way gak bisa dibuat ngeguard Nouvelle next turn dan Masquerade Grade 2 di depan Critical Trigger, handsize gw 0. Bener-bener all or nothing di turn ini. Masquerade diboost Critical (17.000 line) hajar burnout di RG lawan. RFD pukul, another Counterblast 1 untuk +3.000 menjadi 19.000 dan dia no guard. Check dorint, second check... CRITICAL TRIGGER for the game and miraculous win!!

ADVANCE TO FINAL

Final vs Genesis' Omniscient Regalia, Minerva (Andre Moses)


Not much to say, serasa nabi, bahkan lebih parah dari nabi, dia seakan BUDDHA!

Lawan check pertama kosong, Grade 2 check Critical, lalu waktu masuk Grade 3...

Turn pertama lawan setelah Grade 3 : Critical, Heal
Turn kedua lawan setelah Grade 3 : Critical, Heal
Turn ketiga lawan setelah Grade 3: Critical, Heal
Turn keempat lawan setelah Grade 3 : Critical, Critical

Game... sayang sekali finalnya harus berjalan seperti itu. Tapi ya overall puas dengan tournament dan pengalaman yang didapat.

Decklist Revenger


Inilah decklist yang gw pakai.

4x Revenger, Raging Form Dragon
3x Illusionary Revenger, Mordred Phantom
1x Revenger, Dragruler Phantom

4x Blaster Dark Revenger
4x Nullity Revenger, Masquerade
3x Dark Cloak Revenger, Tartu

4x Barrier Troop Revenger, Dorint
4x Transient Revenger, Masquerade
4x Revenger of Darkness, Mac Lir
2x Revenger, Dark Bond Trumpeter

6x Draw Trigger
6x Critical Trigger
4x Heal Trigger
1x Frontline Revenger, Claudas

Final result : RUNNER-UP Vanguard Asian Championship Indonesian Qualifier


Thanks for reading guys!
Jonathan Haptism

Senin, 24 Maret 2014

Florsheim Tips : Genesis' Goddess of Good Luck, Fortuna

Hi guys!

Gara-gara kemarin iseng ikut lelang Genesis, akhirnya gue dapat deck Genesis dan bisa gue coba sendiri kemampuannya. Setelah gue ulik-ulik sedikit pakai kartu-kartu BT10 dan BT11, gue jadi punya beberapa build yang bisa gue share ke kalian.

Genesis merupakan clan terbaru setelah Misaki membuang deck Oracle Think Tanknya. Unit di Clan ini seakan terbagi dua, Unit Vanguard dan Unit Rear-Guard. Unit Vanguard kebanyakan efeknya berpusat pada Soulblasting sedangan Unit Rear-Guard lebih fokus pada Soulcharging. Tidak main-main, baik Soulblast maupun Soulcharge-nya kebanyakan ada pada angka tiga. Sangat nggak santai. Dengan ini, mau tidak mau kamu akan selalu dibayangi dilema antara mengaktifkan efek atau mati deck out.

Daripada ngoceh lebih lanjut, yuk bahas satu-satu kartu pentingnya!

GRADE 3
Goddess of Good Luck, Fortuna


Ace card kita di deck Genesis! Jika dibandingkan dengan Grade 3 lain, yaitu Iwanagahime dan Artemis, dia lah yang paling jago. Iya, efeknya begitu doang. Ngeplus juga kagak. Tapi dia yang paling jago. Kasihan ye Genesis.

Seperti yang kita ketahui bersama, yang namanya Trigger itu memegang peranan penting dalam permainan Vanguard, maka Fortuna yang bisa "mencari" Trigger akan jadi keren. Begitukah?

Sayangnya Anda salah. Cara penggunaan Fortuna bukan seperti itu! Cara yang paling tepat dalam menggunakan Fortuna ada dua, pertama untuk Subete (tembusin) dan yang kedua adalah untuk bikin serangan keempat atau bahkan kelima.

Untuk Subete saya rasa tidak perlu diajarkan lagi, tinggal tunggu lawan mengeluarkan guard Two-Trigger Pass, lalu gunakan efek Fortuna untuk mencari Trigger. Kalau kamu cukup beruntung, kamu bisa langsung menang saat itu juga! Ini juga akan memberikan dilema mental pada lawan kamu kalau mereka mencoba untuk melakukan Two-Trigger Pass. Pada akhirnya lawan yang bermain aman akan membuat guard No Pass dan itu berarti kamu sudah "untung" 5.000 tanpa mengeluarkan cost apapun. Sedangkan untuk membuat serangan tambahan, akan saya bahas di tips di bawah.

Oracle Queen, Himiko


Breakride kita. Efeknya nggak terlalu fantastis. Cuma nambahin +5.000 dua kali untuk Rear-Guard dan bisa bikin Vanguard Soulblast untuk draw. Ini juga bisa dimanfaatkan untuk bikin serangan tambahan. Biasa saja memang, tapi dia penting. Kenapa penting, karena efeknya yang paling berguna justru adalah efek keduanya, yakni Soulcharge.

Eternal Goddess, Iwanagahime


Berat di ongkos dan persiapan untuk efek yang... biasa saja. Gunakan hanya sebagai Vanguard sampingan. Jangan juga berharap kamu bisa memakai efek pertamanya dua kali, yang ada kamu bakal deck out duluan.

Myth Guard, Anything


Sampah.. jangan dipakai. Anyway gue jadi penasaran kalau ada yang bikin deck pakai semua Myth Guard (La Superba, Antares, Orion, Sirius -dan nanti Formalhaut, Deneb, dan Achernar) bakal jadi apa, hahaha.

GRADE 2
Witch of Ravens, Chamomile


Bagian terpenting dari kombo serangan tambahan. Selain digunakan untuk kombo, dia juga digunakan untuk ngeplus (yang susah dilakukan di Genesis). Yang penting pastikan kamu punya damage yang terbuka sewaktu Soulblast dia. Dan kalau dia ada di hand, pastikan kamu mengeride dia untuk Grade 2 kamu.

Battle Maiden, Sahohime


Efeknya penting untuk kamu bisa mengaktifkan efek-efek para Vanguard nantinya. Pastikan dia diboost dengan benar, agar serangannya bisa masuk. Dan kalau bisa, dia sebaiknya menyerang setelah Vanguard menyerang agar bisa diberi bonus power dari trigger. Kalau kamu tidak punya Chamomile saat akan naik ke Grade 2, ride-lah dia agar kamu bisa menggunakan efeknya.

Broom Witch, Callaway


Kalau kamu bermain Genesis, kamu akan tahu kalau deck ini sepi penggunaan Counterblast. Oleh karena itu jangan sampai damage kamu terbuka sia-sia, gunakan efek Callaway untuk ngeplus, atau setidaknya untuk memaksa lawan guard 15.000 dengan bantuan trigger. Dan jangan lupa, dia kalau nabok pinggir dan hit, efeknya tertrigger lho. Akan ada banyak skenario dia nabok pinggir soalnya.

GRADE 1
Goddess of Self-sacrifice, Kushinada


Ya iya lah ya. Bawa empat gak pakai lama di metagame penuh Breakride macam sekarang.

Witch of Frogs, Melissa


Kartu ngeplus lagi! Usahakan untuk ride pakai dia kalau ada di hand. Dan kalau mau Soulcharge, jangan lupa untuk berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing agar yang ter-Soulcharge adalah Melissa dan Chamomile.

Witch of Cats, Cumin


Lumayan buat Soulcharge 1 secara pasti. Gunakanlah terutama di saat feeling kamu mengatakan bahwa top deck kamu bukan trigger.

Battle Maiden, Tatsutahime


Simply better than the rest. Costnya agak berat, tapi lumayanlah, bisa kepakai sesekali. Kalau nggak demen sama Tatsutahime dan bawa Grade 2 8.000 atau 10.000, kamu bisa bawa Vanilla 8.000.

Grade 0
Starter Vanguard


Cinnamon dan Tamayorihime sebenarnya sama. Efeknya sama-sama hanya akan dipakai sekali dan sama-sama menambah Soul sebesar 3. Bedanya yang satu akan ikut masuk ke Soul dan yang lainnya tidak masuk ke Soul tapi perlu Counterblast 2. Di deck yang membawa Iwanagahime mungkin bisa lah membawa Tamayorihime demi mencoba aktivasi kedua sehingga bisa Soulcharge 6, tapi di deck Fortuna hal ini tidak diperlukan.

Gue sendiri lebih suka Cinnamon karena Counterblast awal-awal lebih baik digunakan untuk Callaway, Chamomile dan Melissa. Selain dua itu, kamu juga bisa pakai Vivid Rabbit sebagai searcher G3 sehingga kamu cukup pakai 7 Unit G3.

Triggers


Seperti biasa, kalau bingung ya ambil formasi standard 8 Critical - 4 Draw - 4 Heal. Yang paling penting adalah Kukurihime, karena di saat terdesak dan sangat butuh Soulcharge, dia bisa menyelamatkanmu dengan masuk ke Soul.

DECKLIST
Pure Fortuna

Grade 3
4x Goddess of Good Luck, Fortuna
4x Oracle Queen, Himiko

Grade 2
4x Witch of Ravens, Chamomile
4x Broom Witch, Callaway
3x Battle Maiden, Sahohime

Grade 1
4x Goddess of Self-sacrifice, Kushinada
4x Witch of Frogs, Melissa
4x Battle Maiden, Tatsutahime2x Witch of Cats, Cumin

Grade 0
4x Battle Maiden, Kukurihime (Critical)
4x Cyber Tiger (Critical)
4x Bandit Danny (Draw)
4x Witch of Big Pots, Laurier (Heal)
1x Witch of Prohibited Books, Cinnamon

Hybrid Fortuna-Iwanagahime

Grade 3
3x Goddess of Good Luck, Fortuna
3x Oracle Queen, Himiko
2x Eternal Goddess, Iwanagahime

Grade 2
4x Witch of Ravens, Chamomile
4x Battle Maiden, Sahohime
3x Broom Witch, Callaway

Grade 1
4x Goddess of Self-sacrifice, Kushinada
4x Witch of Frogs, Melissa
4x Witch of Cats, Cumin
2x Battle Maiden, Tatsutahime

Grade 0
4x Battle Maiden, Kukurihime (Critical)
4x Cyber Tiger (Critical)
4x Bandit Danny (Draw)
4x Witch of Big Pots, Laurier (Heal)
1x Battle Maiden, Tamayorihime

Perbedaan dari kedua build di atas hanyalah jumlah Sahohime, Tatsutahime dan starter Tamayorihime/Cinnamon. Kalau sudah pakai Tamayorihime, maka jumlah Tatsutahime mesti dikurangi. Build dengan Iwanagahime akan lebih ingin mencapai 9 Soul secepat mungkin. 3 Soul untuk efek Himiko dan 6 Soul untuk efeknya sendiri. Oleh karena itu, ditambahlah Sahohime dan Tatsutahime.

PLAYSTYLE TIPS
1. Kombo Tambahan Serangan
Anggap field kamu penuh dan punya Chamomile di Soul, maka untuk serangan pertama kamu, kamu bisa menyerang dengan satu unit tanpa diboost kecuali kamu punya Melissa juga di Soul (sebisa mungkin Grade 3 agar tidak rugi). Kemudian Fortuna atau Grade 3 setelah Breakride menyerang, aktifkan efeknya untuk Soulblast 3, salah satunya Chamomile (dan mungkin Melissa juga). Chamomile pakai efek untuk Call dan menggantikan Unit yang sudah menyerang tadi. Voila! Kamu akan dapat tambahan satu serangan!

2. Sembilan Nyawa
Sembilan adalah jumlah yang paling pas sebagai isi Soul kamu sepanjang permainan, bisa dari efek maupun dari Soulcharge. Sebaiknya tidak lebih. Sembilan Soul digunakan tiga untuk efek Himiko, dan enam sisanya untuk satu kali Iwanagahime atau dua kali Fortuna.

Biasanya dari ride sudah tiga Soul (Grade 1, Grade 2 dan Grade 3 Breakride) lalu dari Starter ada tiga Soul lagi, dan sisa tiga Soul bisa dari efek kartu lain semacam Himiko, Cumin atau Sahohime dan sebagainya. Jika sudah mencapai sembilan, sebaiknya stop menambah lagi. Misalkan kamu memaksa dan Soulcharge terlalu banyak maka dikhawatirkan kamu akan kalah deck out, terutama dalam endurance battle. Ini terjadi terlalu sering dalam tes gue.

3. Ride Chamomile dan Melissa
Sudah gue nyatakan di card review masing-masing sih, tapi gue tekankan lagi, ride lah Melissa dan Chamomile. Plus mereka di akhir nanti akan melebihi nikmatnya maksa Soulcharge di awal pakai Sahohime. Kecuali kalau kamu sedang di-rush dan akan langsung mengeride Iwanagahime untuk memakai efek secepat mungkin.

4. Berikan Pressure 15.000
Baik Sahohime, Callaway, Tatsutahime dan Tayorihime semua efeknya akan jalan ketika serangan kamu hit. Oleh karena itu, pakailah mereka untuk menyerang setelah Vanguard menyerang. Jika kamu dapat trigger, utamakan untuk melempar bonus powernya pada unit-unit ini demi memberi pressure pada lawan. Kalau kena syukur, efeknya jalan. Kalau nggak kena, lawan sudah rugi guard 15.000 alias minimal dua kartu.

Nah itu saja tips gue bagi kalian yang mau bermain Genesis dengan Fortuna sebagai Ace Card. Sudah agak telat sebenarnya, Genesis ada di BT10 dan BT11 sedangkan BT12 sudah rilis. Tapi tidak apa bukan? Better late than never.


Oke segitu dulu,
Vandy

Selasa, 18 Maret 2014

Florsheim Tips : Kagero's Dragonic Overlord "The Яe-birth"

Hi guys!

Salah satu pembaca setia Florsheim, Eri, akhirnya eneg juga karena blog ini isinya Narukami melulu. Oleh karena itu, dia pun memberanikan diri menyumbang sebuah artikel tentang deck kesukaannya meski tidak berpengalaman membuat artikel. Demi tidak Narukami lagi. Demi. Terima kasih, Eri.

Pada suatu hari, setelah Dragonic Overlord Rebirth dikonfirmasi ada di BT15, seperti biasa, seorang teman menebar racunnya di group chat, isinya kurang lebih gini.

***
Oknum Reverse : Eh kayanya bikin deck Rebirth murah tuh.
Oknum Reverse : Cuma perlu 4 Rebirth, 4 Null sisanya tinggal 2 TD aja.
Gw : Wogh benar juga! Bikin! Bikiiiiiinnnnn! Biiikiiiiiiiinnnnn!
***

Alhasil untuk kesekian kalinya gw kena racun Oknum Reverse ini. Karena gw ga punya bahan-bahan buat bikin deck-nya dan ga ada yang jual 2 Trial Deck Kagero JP, gw mulai beli kartu single, dengan harapan cuma perlu cari Rebirth dan mungkin support-support-nya dari BT15. Silakan bayangkan sendiri gimana perasaan gw waktu ada Dragonic Overlord versi baru. Yang harganya selangit. Taik.

Gw ga pintar ngejelasin konsep bikin deck dengan kata-kata yang baik, jadi langsung aja ke decklist.

Vanilla 13.000 Deck Mk.III

Grade 0 17
1 Red Pulse Dracokid
4 Blue Ray Dracokid
4 Seal Dragon Artpique
4 Seal Dragon Biella
4 Seal Dragon Shirting

Grade 1 14
2 Calamity Tower Wyvern
2 Demonic Dragon Mage Kimnara
4 Eternal Bringer Griffin
2 Seal Dragon Kersey
4 Seal Dragon Rinocross

Grade 2 11
3 Burning Horn Dragon
4 Dragonic Burnout
4 Seal Dragon Corduroy

Grade 3 8
4 Dragonic Overlord (Breakride)
4 Dragonic Overlord "The Яe-birth"

Grade 3

4 Dragonic Overlord "The Яe-birth"


[ACT](VC) Limit Break 4 (This ability is active if you have four or more damage):[Counter Blast (1) & Choose one of your «Kagerō» rear-guards or more, and lock them] If the number of locked cards you have is five or more, until end of turn, this unit gets [Power]+10000, and "[AUTO](VC):[Choose two «Kagerō» from your hand, and discard them] At the end of the battle that this unit attacked a vanguard, you may pay the cost. If you do, [Stand] this unit. This ability cannot be used for the rest of that turn. (This ability cannot be used even if the cost is not paid.)".
(The locked card is turned face down, and cannot do anything. It turns face up at the end of the owner's turn.)
[CONT](VC):If you have a card named "Dragonic Overlord" in your soul, this unit gets [Power]+2000.
[CONT](VC/RC): Lord (If you have a unit without a same clan as this unit, this unit cannot attack)


Pake 4 karena ini deck Rebirth. Sebenernya karena ga punya G3 Kagero lain sih.

4 Dragonic Overlord


[AUTO] Limit Break 4 (This ability is active if you have four or more damage):When a «Kagerō» rides this unit, choose your vanguard, and until end of turn, that unit gets [Power]+10000 and "[AUTO](VC):[Counter Blast (1) & Choose a «Kagerō» from your hand, and discard it] At the end of the battle that this unit attacked a rear-guard, you may pay the cost. If you do, [Stand] this unit. This ability cannot be used for the rest of that turn. (This ability cannot be used even if the cost is not paid.)".
[AUTO](VC):When this unit attacks, if the number of rear-guards you have is more than your opponent's, this unit gets [Power]+2000 until end of that battle.
[CONT](VC/RC): Lord (If you have a unit without a same clan as this unit, this unit cannot attack)


Pake 4 karena terlalu bagus buat ga dipake playset, kalo bisa pake 5 gw bakal pake 6.

Grade 2

4 Dragonic Burnout

Kalau bisa retire gratisan, kenapa harus bayar?
[AUTO]:[Soul Blast (1)] When this unit is placed on (RC), if you have a «Kagerō» vanguard, choose one card with "Overlord" in its card name from your drop zone, and you may put it on the bottom of your deck. If you do, you may pay the cost. If you do, choose one of your opponent's rear-guards, and retire it. 

Soulblast 1 buat retire unit lawan. Biarpun persyaratan pake skill-nya agak susah, tapi komposisi Grade 1 dibuat supaya kartu ini bisa dipakai secepat mungkin.

4 Seal Dragon Corduroy


Retire unit lawan cuma bayar Counterblast 1. Deck ini didesain supaya bisa retire rush lawan dengan mudah. Unit retire paling bagus nomor urutan kedua untuk deck ini.

3 Burning Horn Dragon


Attacker 12.000 buat Overlord. Ga terlalu penting karena biasanya bakal kena lock. Cuma ngisi sisa slot Grade 2 dan buat bikin power line lawan Crossride.

Grade 1

4 Eternal Bringer Griffin


[AUTO]:[Choose a grade 3 «Kagerō» from your hand, and discard it] When this unit is placed on (RC), if you have a «Kagerō» vanguard, you may pay the cost. If you do, search your deck for up to one card named "Dragonic Overlord", reveal it to your opponent, put it into your hand, and shuffle your deck. 

Discard 1 G3 untuk ambil Dragonic Overlord dari deck. Unit supaya konsisten crossride atau break ride pakai break ride, bisa pake skill Dragonic Burnout di G2.

2 Seal Dragon Kersey


Unit untuk menukar Overlord berlebih dan membantu Dragonic Burnout. Selain itu juga punya efek samping nambahin nama Seal Dragon buat Corduroy.

4 Seal Dragon Rinocross


Perfect guard buat Kagero. Pake Corduroy jadi butuh nama Seal Dragon sebanyak-banyaknya.

2 Calamity Tower Wyvern

Ayam Kecap
[AUTO]:[Soul Blast (2)] When this unit is placed on (RC), if you have a «Kagerō» vanguard, you may pay the cost. If you do, draw a card. 
Ayamnya Kagero. Plus 1 cuma bayar 2 soul, dah serasa draw kartu gratisan. Kadang ga bisa pake efek Dragonic Burnout karena ga punya Overlord di Drop Zone. Isi soul banyak bisa dimanfaatin pake Calamity Tower. Selain itu bisa dipake buat bantu ngerusuh.

2 Demonic Dragon Mage, Kimnara


Bisa retire dan menambah soul. Sangat berguna untuk bantu Dragonic Burnout. Kadang Counterblast 1-nya terasa berat, tapi bisa retire booster bagus lawan dengan sangat mudah itu nikmat sekali.

Grade 0


Sepertinya ga ada yang perlu dibahas. Isi slot bagian ini sangat bergantung dengan selera pemakainya. Yang penting bawa sebanyak mungkin Seal Dragon untuk efek Corduroy. Gw sih sukanya 8 Critical 4 Draw 4 Heal seperti biasa. Draw penting untuk menuhin field demi efek Rebirth, tapi kalau kebanyakan hati-hati kalah deckout.

Playstyle

Cara mainnya sederhana, retire unit-unit penting lawan. Kalo bisa break ride pake Dragonic Overlord bagus. Restand Rebirth di saat yang tepat. Buat yang pernah make Rebirth mungkin merasakan butuh timing yang tepat untuk memakai skill restanding. Berikut ini beberapa keadaan yang cocok untuk menggunakan skill Rebirth.

1. Setelah cross-break ride.
2. Damage lawan 4-5 dan kartu tangan lawan tidak lebih dari 8.
3. Lawan punya 1 perfect guard atau kurang.

Menggunakan deck ini perlu ingatan yang cukup baik. Karena kalau di tangan lawan ada banyak perfect guard, memakai skill Rebirth justru sangat menguntungkan lawan.

Video dari ALF RED ini memakai decklist yang berbeda dengan yang gw buat, tapi cukup keren lah buat referensi. Ada sound effectnya pula:



And that is it...
Eri Devonta

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More