Jumat, 07 September 2012

Florsheim Info : Vandy's Indonesian World Championship Qualifier Report


Hi guys!

Ceritanya, ini tournament report. Tapi sebenernya gue juga bingung apa yang mau direport kalau di Vanguard, karena ya biasanya nggak ada play-play yang terlalu wah gimana gitu, cuma Ride, Call, dan Attack. Hanya saja, beberapa sahabat baik ingin gue share kisah kemarin, jadi hayuk lah kita coba buat report seadanya walau tanpa catatan apapun selama event.

Hari Minggu, tanggal 2 September kemarin, gue mendaftar Pre-Qualifier sekitar jam setengah sepuluh dan mendapat nomor urut 11. Tidak lama kemudian, sekitar setengah sebelas, Pre-Qualifier pun dibuka! Untuk event ini, gue menggunakan Clan yang gue mainkan sejak awal bermain Vanguard, yaitu Vermillion Narukami. Berikut beberapa game gue, maaf kalau ada nama yang salah sebut atau detil yang keliru.

Game 1 vs Azzam (Garmore Gold Paladin)


Permainan dimulai secara normal, di Grade dua gue sempat melakukan kombo Ride Garuda dan pakai efek Spark Kid Dragoon untuk Counterblast gratis (yay). Begitu lawan gue naik ke Grade 3, dia langsung reveal Double Critical dan membuat gue langsung berada di damage lima. Untungnya dua dari damage itu adalah Draw Trigger, yang salah satunya membuat gue draw Draw Trigger lain. Dalam game ini, lawan gue sering sekali reveal Trigger namun cara mainnya yang masih kurang efisien, seperti menyerang RG dengan Unit berpower 21.000, membuat gue bisa bertahan dan akhirnya menang, thanks to advantage dari Vermillion dan Deathscythe. WIN.

Game 2 vs Chris? (Cocytus Granblue)


Maaf, gue lupa nama kamu, kalau kebetulan kamu baca, kamu bisa komentar di bawah. Handnya sepertinya jelek, karena dia terpaksa Ride Dragon Undead, Skull Dragon sebagai Grade 3-nya. Namun demikian dia bisa bermain secara efisien sehingga dia bisa bertahan hingga jurus Vermillion dieksekusi. Dari situ dia terpaksa bertahan dengan Power Line yang canggung (terima kasih pada 11.000 power Vermillion) dan akhirnya kalah meski sempat reride Cocytus untuk Power Line yang lebih baik. WIN.

Game 3 vs Randa (Goku Kagero)


Gue di game ini sangat beruntung, gue memiliki banyak Grade 1 di hand, sehingga meski terkena efek Kimnara dan Goku gue bisa dengan cepat replenish field menjadi penuh kembali untuk mempertahankan pressure. Gue sempat menahan efek Vermillion di game ini, dan ketika fieldnya hampir sempurna, satu sapuan Vermillion langsung membuatnya pincang. Apalagi menjelang akhir gue sempat dua kali double trigger saat menyerang. WIN

Game 4 vs Sandy Sunaryo (Narukami)


Awalnya main lawan Sandy dia pake bahasa isyarat tanpa bicara apapun, gue kira bule dari mana. Ternyata suaranya abis. Di sini gue dan Sandy cukup tenang karena apapun hasilnya, kami berdua tetap akan lolos ke Indonesian World Championship Qualifier. Starter Sandy adalah Saishin, berbeda dengan gue yang menggunakan Spark Kid. Gue sempat menggunakan kombo Garuda + Spark Kid untuk Counterblast gratis. Dia juga meski jalan duluan sepertinya tidak tertarik membunuh Spark Kid gue pakai Saishin. Di G3, gue ride Thunder Break dan Sandy ride Djinn. Kita saling bertukar resource hingga akhirnya hand Sandy hampir habis, gue reride Vermillion untuk menihilkan penyerang. Sayang gue lupa menggunakan efeknya sebelum battle phase sehingga Vermillion tidak bisa membunuh RG Sandy. Selain itu RG gue dua-duanya adalah Djinn yang tidak mungkin menyerang RG-RGnya. Kemudian Sandy pun menghabisi gue next turn dengan hand nol. LOSE.

Skor Pre-Qualifier gue hanya 3-1 tetapi itu cukup untuk maju ke Qualifier!

Game 1 vs Lupa (Spectral Duke Gold Paladin)


Gue bener-bener lupa soal game ini, ngapain aja dan gimananya. Kalau nggak salah dia berhasil perfect ride dan gue cuma ride Djinn dan kasih dia pressure 22.000 tiap turn. Berkat Trigger advantage gue bisa menang. WIN.

Game 2 vs David Chris (Ezel Gold Paladin)


Game ini kami berdua banjir Critical dan Heal, sehingga damage kami bergerak fluktuatif dengan cepat ke empat dan lima. Untungnya efek Vermillion yang dilancarkan di saat yang tepat ditambah dengan Deathscythe juga membuat dia kehilangan Power Line efisiennya dan terpaksa mengisinya dengan yang kurang efisien. Ini membuat serangannya pincang dan mudah ditahan. Pressure yang konstan akhirnya membuat damage keenam tembus. WIN.

Game 3 vs Fadhel (Ezel Gold Paladin)


Ronde ini berlangsung dengan cepat karena Fadhel stuck di Grade 1. Maaf Dhel, permainan jadi terasa tidak menyenangkan :(. WIN.

Game 4 vs Henry (Spectral Duke Gold Paladin)


Henry memulai cepat dengan swarming beberapa Unit dan Viviane. Gue yang di hand ada dua G3 dan sisanya Shield 5000an langsung kewalahan di awal. Apalagi setelah Viviane diboost hingga gue perlu buang Shield 15.000 terpaksa diterima (kalau ditahan, gue akan misride tanpa kartu G2), membuat advantage Henry semakin kuat. Gue pun kalah telak. LOSE.

Setelah beres IWCQ dengan skor 3-1, gue mulai was-was. Ada sekitar 12 orang yang memiliki skor 3-1. Dari 8 slot Top 8, 4 sudah pasti diambil oleh yang straight 4-0, sehingga tinggal 4 slot diperebutkan 12 orang. Gue cuma bisa berdoa lolos. Tidak lama kemudian, gue dipanggil dan dinyatakan lolos, yay!

Berikut Line Up Top 8 IWCQ.
- Yohanes Zv (Ezel Gold Paladin)
- Sandy Sunaryo (Narukami)
- Iqbal Hadiananda (Spectral Duke Gold Paladin)
- Randy Perdana (Spectral Duke Gold Paladin)
- Nico W (Ada yang tahu?)
- Juan R (Royal Paladin)
- Henry (Spectral Duke Gold Paladin)
- Vandy Putrandika (Vermillion Narukami)

Top 8 vs Randy (Spectral Duke Gold Paladin)


Gue berhasil duluan, namun ternyata stuck di G1. Gue masih mencoba memberi perlawanan hingga 3 turn, namun ditepis geli-geli. Akhirnya gue pun kalah juga. LOSE.

Berikut Line Up Top 4 IWCQ
- Randy Perdana (Spectral Duke Gold Paladin) - 1st Place
- Henry (Spectral Duke Gold Paladin) - 1st Runner Up
- Iqbal Hadiananda (Spectral Duke Gold Paladin) - 2nd Runner Up
- Yohanes Zv (Ezel Gold Paladin) - 3rd Runner Up

Decklist mereka bisa dicek di link berikut: http://cf-vanguard.com/en/cardlist/deckrecipe/WC2012_Indonesia

Perjuangan gue pun berhenti di Top 8, semoga giliran berikutnya gue bisa lebih baik lagi. Bagi yang penasaran, di bawah gue lampirkan decklist gue. Cukup Full Power meski ada beberapa kartu yang kurang dibandingkan decklist ideal yang sering gue tes di BYOND.

Silakan!

Vermillion Narukami


Grade 0
1 Spark Kid Dragoon (Starting Vanguard)
4 Malevolent Djinn (Critical)
4 Yellow Gem Carbuncle (Critical)
4 Old Dragon Mage (Draw)
4 Demonic Dragon Nymph, Seiobo (Heal)

Grade 1
4 Red River Dragoon
4 Desert Gunner, Raien
4 Wyvern Guard, Guld
2 Photon Bomber Wyvern
1 Rising Phoenix (seharusnya Photon Bomber ketiga)

Grade 2
4 Thunderstorm Dragoon
4 Demonic Dragon Berserker, Garuda
3 Dragonic Deathscythe

Grade 3
3 Dragonic Kaiser Vermillion
3 Djinn of Lightning Flash
1 Thunder Break Dragon (seharusnya Vermillion keempat)

Itu dulu report dari gue, kalau kalian suka dengan report seperti ini, tolong komen positif saja di bawah. Misalkan antusiasmenya ada, gue akan coba bujuk Iqbal (Top 4 Finisher) dan Vito (Top 16 Finisher) untuk memberikan reportnya juga disini.


Oke segitu dulu,
Vandy

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More