"Kali ini What to Expect akan menghadirkan seorang penulis baru yang prestasinya sudah tidak bisa diragukan lagi, yakni Felix Suroso. Felix telah berhasil topping di berbagai event official Bushiroad Singapura, seperti A.C.M.E, AFA, bahkan sempat memenangkan event License2Play. Mari kita sama-sama menyimak artikel yang sudah diramu apik olehnya berikut ini."
Indonesian World Championship Qualifier di AFA ID sudah semakin dekat. Tinggal weekend ini, pergelaran terbesar Vanguard tahun ini akan diadakan. Sudahkah dirimu siap?
Bagi kamu yang belum mendapat Golden Ticket, tenang saja, masih ada beberapa Qualifier yang akan diadakan di berbagai toko Official Indonesia. Dan kalaupun kamu tidak bisa mendapatkan Golden Ticket, kamu masih bisa mengadu nasib nanti langsung di tempat. Ada 32 orang yang bisa lolos qualifier di tempat, cukup banyak slotnya mengingat pada tiap qualifier di toko hanya diambil satu orang saja.
Oke, kali ini kami akan membahas kira-kira deck apa yang mungkin kamu temui nanti di sana, agar kamu dapat lebih mempersiapkan diri melawan mereka. Untuk hari ini, yang akan dibahas adalah Kagerou's Dragonic Lawkeeper.
Sang Big Boss |
Semenjak Dragonic Lawkeeper di rilis, Kagerou mempunyai Play-Style baru lagi, yaitu Pure Beatdown. Efek Lawkeeper yang menge ~bind~ musuh anda sangatlah di andalkan. Saat unit milik musuh di -bind-, mereka berada di bind zone, yang berarti field musuh itu kosong bolong. Apalagi dengan skill keduanya Lawkeeper yang menge boost diri sendiri dengan +3000 sangatlah mengerikan. Musuh anda tidak bisa Intercept, karena unitnya di bind zone. Berarti kalau musuh berada di posisi 5 damage, musuh harus memakai kartu dari tangan untuk menge-guard serangan anda.
Cara bermainnya sangat simpel, serang panggil serang. Dual Axe Archdragon adalah kartu andalan mereka di Rearguard. Mereka akan bentuk Power Line berpower tinggi lalu beri pressure menggunakan Power besar di setiap Rearguard, karena efek Lawkeeper dan Dual Axe yang menambah +3000 ke diri sendiri itu berjalan (saat anda memakai Limit break). Seperti biasa, field yang anda mau capai itu adalah
Winning Image Deck Lawkeeper |
Selanjutnya, setelah Lawkeeper menge ~bind~ musuh anda, mereka hanya boleh Call 4 rearguard dari bind zone. Ini berarti jika mereka punya 5 unit, salah satu unit mereka terpaksa harus di buang setelah di bind. Musuh berada di posisi yang tidak nyaman, apalagi jika tangan mereka 0. Ini berarti mereka harus Call 1 tambahan unit di turn selanjutnya supaya bisa memberikan pressure ke anda.
Lawkeeper juga punya kelebihan. Salah satunya adalah saat anda melawan deck Nova Grappler. Jika Asura Kaiser ada di Vanguard, maka saat anda menge ~bind~ musuh, Asura Kaiser hanya sendirian di field, dan power dia akan berkurang 2000. Anda bisa mengambil kesempatan ini untuk menekan musuh secepat mungkin. Playstyle mereka sangat simpel memang, namun pressure yang diberikan sangat besar.
Kontrol di Awal |
Kekurangan dari deck Lawkeeper tersendirinya adalah pada saat anda terpaksa untuk ride Dual Axe Archdragon. Dual Axe Archdragon efeknya berjalan di Vanguard atau Rearguard, tetapi biasanya anda hanya bisa menghancurkan 1-2 rearguard per turn dengan berserk dragon dan kimnara, sedangkan musuh biasanya punya field penuh. Saat di situasi ini, Dual Axe anda hanyalah 10000 vanilla dan tidak bisa memberikan anda advantage dengan efek diri sendiri. Di saat inilah anda harus pintar untuk mengambil kesempatan sekecil-kecilnya. Contohnya, jika musuh melakukan hal yang tidak masuk akal, atau miss-play. Tapi tenang, untuk menghindari situasi ini, makanya Anda harus memakai Dragon Monk Gojo. Dragon Monk Gojo dengan sendirinya adalah 7000, bisa membuat kolum 20000 dengan Lawkeeper atau Dual Axe. Efeknya untuk mengedraw sangatlah bagus. Buanglah draw trigger anda, atau misalnya tangan anda penuh dengan trigger, buanglah mereka untuk memperbaiki tangan anda.
Hilangkan Pressure Lawan |
Melawan Kagerou Lawkeeper mungkin bisa sulit apalagi jika musuh anda dapat Critical pagi-pagi. Tapi di Vanguard, semuanya mungkin. Pikir baik-baik sebelum Call Rearguard, karena jika rearguard anda di destroy dan anda tidak punya rearguard lagi, anda tidak bisa memberikan tekanan kepada musuh, dan Misplay tersebut bisa sangatlah fatal.
Felix Suroso
0 komentar:
Posting Komentar